Pagi Relawan Kemanusiaan, Sore Kuliah

Kemanusiaan, | 31 March 2020 19:14:50


Begitulah rutinitas Azzam setiap hari. Ya, relawan Gerak Bareng itu masih berstatus sebagai mahasiswa di salah satu sekolah tinggi Islam di Jakarta. Menjadi relawan kemanusiaan adalah pengalaman pertama kali bagi Azzam.

Banyak hal baru didapatkan Azzam saat menjadi relawan. “Azzam mah kemarin ngelamun-ngelamun aja. Pas masuk jadi relawan ini kaget, ada aja musibah, bencana,” ungkap Azzam. Dirinya terhitung baru di Gerak Bareng. Meski demikian, ia sangat aktif terlibat dalam kegiatan yayasan kemanusiaan ini.

Saat melaksanakan kerja kerelawanannya, lelaki asal Garut, Jawa Barat ini dikenal sabar dan tidak pilih pekerjaan. Apa saja bersedia ia kerjakan. Ia juga tercatat sudah turun langsung beberapa kali di lokasi bencana. Yang terbaru Azzam bergabung menjadi tim respon bencana gempa Sukabumi 10 Maret 2020 lalu.


Pengalaman turun langsung menjadi relawan bencana membuka mata Azzam tentang kondisi dunia. Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari aktivitasnya itu. “Memang dunia sudah tua atau bagaimana ya, perasaan sejak jadi relawan kok banyak kejadian bencana,” kenang Azzam.

Selain turun langsung memberikan respon bencana, pria 19 tahun ini juga aktif menjadi relawan pendampingan pasien. Relawan ambulans lebih tepatnya, karena Azzam sering ditugasi untuk menjadi sopir ambulans dengan keahlian menyetirnya.

Saat covid 19 mewabah di Indonesia khususnya di Jakarta, Azzam juga turut aktif melakukan upaya tanggap corona. Bersama relawan Gerak Bareng lainnya, ia melakukan penyemprotan disinfektan ke banyak ruang publik di area Jabodetabek.


Selain aktif di Gerak Bareng, Azzam juga aktif dalam kegiatan sosial lainnya. Ia dan beberapa rekannya melakukan program bersih-bersih masjid secara sukarela. Semangat menebar kebaikan ya Azzam! Semoga menjadi keberkahan.